Author: ratridian
-

Gunung Purgatorio dan Gua Kahfi: Otrovert sebagai Mode
Di tulisan tentang pesan transformatif yang tidak mewakili seluruh proses tranfromasi ini, saya menyebut bagaimana Martha Beck dalam The Way of Integrity mengisahkan perjalanan Dante dari Hutan Gelap (Dark Wood of Error) menuju Neraka (Inferno). Beck menggunakan The Divine Comedy sebagai kerangka metafora perjalanan transformasi manusia untuk ‘pulang’ ke Dirinya yang utuh. Setelah melewati Neraka…
-

Kesunyian di Dalam Semarak Kehidupan: Kontribusi Otrovert bagi Komunalitas
Gurun Sahara, yang sekilas tampak sebagai pemborosan ruang karena ketandusan dan kesunyiannya yang ekstrem, ternyata diam-diam merupakan aktor utama di balik keberlanjutan kehidupan yang kaya raya di Hutan Hujan Amazon. Curah hujan yang tinggi dan sistem sungai Amazon nyaris mencuci habis kandungan nutrisi di dalam tanah. Keseimbangan kehidupan bisa tetap terjaga salah satunya berkat adanya…
-
Ikuti Remah-Remahnya
Olaf benar — ketika dia bilang bahwa kura-kura bernapas dengan pantat, dan ketika dia menyanyikan lagu ini: This will all make sense when I am older Someday I will see that this makes sense One day, when I’m old and wise I’ll think back and realize That these were all completely normal events Ya, konstruksi…
-
Navigasi di Dunia Fraktal: Bekal Peta dan Indera
“The most beautiful thing we can experience is the mysterious. It is the source of all true art and science. He to whom this emotion is a stranger, who can no longer pause to wonder and stand rapt in awe, is as good as dead: his eyes are closed. “ Albert Einstein, The World As I See…
-
Tiga Aku dan Ilusi atas Waktu
Ada sesuatu yang ganjil pada bagaimana alam semesta merekatkan dirinya. Gravitasi menarik benda-benda — memungkinkan kita tetap menapak tanah, juga menciptakan keteraturan dalam orbit benda-benda langit. Makin besar massa, makin besar juga tarikannya. Makin jauh terpisah, makin melemah kekuatannya. Newton telah memformulasikannya dalam Principia dalam presisi yang luar biasa, tapi bagaimana mekanisme gravitasi itu bekerja…
-
Neraka yang Panjang: Mengapa Pesan Transformatif Tidak Sama dengan Transformasi Itu Sendiri
Mimpi Jam Dunia Pauli, yang oleh Jung disebut sebagai mandala tiga dimensi, berhasil membuktikan adanya collective unconscious. Simbol-simbol arkais ternyata bisa menghampiri siapapun, bahkan seorang fisikawan rasionalis garis keras yang sama sekali buta terhadap mistisisme. Sentakan yang ditimbulkan mimpi ‘besar’ semacam ini memang mampu membawa efek transformatif. Setidaknya, ia mampu menjadi pengingat adanya dimensi lain…
-
Perjumpaan Dua Mata: Jung, Pauli, dan Sinkronisitas
Predikat apa lagi yang tepat untuk menggambarkan seluruh hamparan hidup ini selain ‘absurd’? Kita berjalan menapaki aspal sambil menggenggam ponsel di tangan kanan. Namun saat kita zoom in, atom-atom sepatu tak pernah bersentuhan dengan atom-atom aspal. Begitu pula jemari kita; atom-atomnya berjarak sangat jauh dari atom penyusun ponsel. Pilih satu atom lalu perhatikan. Ternyata hampir…
-
Dua Instrumen
: Bagaimana Subyektivitas Diperlukan untuk Meneropong Realitas Di tulisan sebelumnya saya cerita sedikit soal seorang raksasa astrofisika teoretis yang hipotesisnya tentang obyek antarbintang 3I/ATLAS dinilai mengada-ada: Avi Loeb. Ilmuwan arus utama berpegang teguh pada The Sagan Standard — extraordinary claims require extraordinary evidence (klaim luar biasa membutuhkan bukti yang luar biasa). Bagi mereka, hipotesis keberadaan…
-
3I/ATLAS dan Batas Realitas
Saya tidak punya banyak kenangan tentang kehidupan belajar di sekolah. Dari yang sedikit itu, ada satu yang saya nggak lupa-lupa. Jam pelajaran IPA di kelas tiga SD. Guru kelas menuliskan ciri-ciri makhluk hidup di papan tulis dan meminta kami menyalinnya di buku catatan. Bernapas, bergerak, makan, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, serta peka terhadap rangsang.…


