Category: hidup
-
Mengasuh Homoseksualitas: Sebuah Perjalanan Pulang-Pergi
Sebagai makhluk penjelajah waktu, kita hampir selalu pulang-pergi mengunjungi kemarin, hari esok, lantas pulang ke hari ini. Kita memungut kepingan-kepingan kesalahan, mengunjungi kemungkinan-kemungkinan yang ditimbulkannya di masa depan, lalu pulang membawa buntalan pertanyaan: apa yang bisa dilakukan hari ini untuk mencegah kemungkinan kenyataan itu? Satu di antara banyak sekali perjalanan pulang-pergi itu terjadi di lajur…
-
Permainan Sulit Bernama Menjadi Manusia
:Sebuah Pembacaan atas Novel ‘Ketakberhinggaan di Telapak Tangannya’ Pernah ada periode cukup panjang di dalam hidup saya ketika kisah para nabi merupakan cerita paling membosankan dan mencurigakan. Rasanya terlalu terprediksi untuk diikuti, sebab siapa yang bisa melawan pelindung mereka: Tuhan sendiri? Seberkuasa apa pun tokoh, sistem, maupun nasib yang memusuhi mereka, pasti akan berujung pada…
-

Menyusun Batu Usai Berjumpa Cahaya: Sebuah Catatan di Hari Pengurbanan
Beberapa hari yang lalu, di sepanjang kumandang takbir Hari Raya Kurban, satu pertanyaan muncul di permukaan kesadaran saya: tentang apakah adegan pengurbanan Nabi Ismail oleh Nabi Ibrahim ini, selain tentang ikhlasnya pengorbanan, kokohnya ketauhidan, dan perintah berkurban? Undangan untuk memahami apakah perintah yang mengerikan dan melanggar moral ini? Pelajaran apa lagi yang bisa saya peras…
-

Ongkos Ilmu: Mengapa Mengetahui Juga Bisa Menjadi Penjara
Secara intuitif dan melalui kerja kognitif, manusia ‘tahu’ bahwa ilmu adalah mata uang tertinggi. Lima ribu tahun lalu, masyarakat Mesir Kuno sudah memiliki Dewi Seshat — dewi penulisan, pengukuran, matematika, arsitektur, sejarah, dan astronomi. Namanya bermakna ‘ia yang menulis’. Seshat merupakan sisi feminin dari Dewa Thoth yang menjalankan peran berbeda dalam wilayah yang sama. Kadang-kadang…
-

Hasil Boleh Mengkhianati Usaha: Bagaimana Menimbang Kualitas Keputusan
Hasil tak mengkhianati usaha, katanya. Atau sering juga diucapkan dalam bentuk terbaliknya: usaha tak mengkhianati hasil. Kalimat yang sering muncul dalam momen-momen keberhasilan ini memang ada benarnya. Pada kasus dan sampai tingkat tertentu, memang ada hubungan sebab-akibat yang erat antara usaha dan hasil. Kalimat ini juga ada baiknya, sebab bisa memberikan dorongan yang diperlukan untuk…
-

Gunung Purgatorio dan Gua Kahfi: Otrovert sebagai Mode
Di tulisan tentang pesan transformatif yang tidak mewakili seluruh proses tranfromasi ini, saya menyebut bagaimana Martha Beck dalam The Way of Integrity mengisahkan perjalanan Dante dari Hutan Gelap (Dark Wood of Error) menuju Neraka (Inferno). Beck menggunakan The Divine Comedy sebagai kerangka metafora perjalanan transformasi manusia untuk ‘pulang’ ke Dirinya yang utuh. Setelah melewati Neraka…
-

Kesunyian di Dalam Semarak Kehidupan: Kontribusi Otrovert bagi Komunalitas
Gurun Sahara, yang sekilas tampak sebagai pemborosan ruang karena ketandusan dan kesunyiannya yang ekstrem, ternyata diam-diam merupakan aktor utama di balik keberlanjutan kehidupan yang kaya raya di Hutan Hujan Amazon. Curah hujan yang tinggi dan sistem sungai Amazon nyaris mencuci habis kandungan nutrisi di dalam tanah. Keseimbangan kehidupan bisa tetap terjaga salah satunya berkat adanya…
-
Ikuti Remah-Remahnya
Olaf benar — ketika dia bilang bahwa kura-kura bernapas dengan pantat, dan ketika dia menyanyikan lagu ini: This will all make sense when I am older Someday I will see that this makes sense One day, when I’m old and wise I’ll think back and realize That these were all completely normal events Ya, konstruksi…
-
Neraka yang Panjang: Mengapa Pesan Transformatif Tidak Sama dengan Transformasi Itu Sendiri
Mimpi Jam Dunia Pauli, yang oleh Jung disebut sebagai mandala tiga dimensi, berhasil membuktikan adanya collective unconscious. Simbol-simbol arkais ternyata bisa menghampiri siapapun, bahkan seorang fisikawan rasionalis garis keras yang sama sekali buta terhadap mistisisme. Sentakan yang ditimbulkan mimpi ‘besar’ semacam ini memang mampu membawa efek transformatif. Setidaknya, ia mampu menjadi pengingat adanya dimensi lain…
-
Dua Instrumen
: Bagaimana Subyektivitas Diperlukan untuk Meneropong Realitas Di tulisan sebelumnya saya cerita sedikit soal seorang raksasa astrofisika teoretis yang hipotesisnya tentang obyek antarbintang 3I/ATLAS dinilai mengada-ada: Avi Loeb. Ilmuwan arus utama berpegang teguh pada The Sagan Standard — extraordinary claims require extraordinary evidence (klaim luar biasa membutuhkan bukti yang luar biasa). Bagi mereka, hipotesis keberadaan…




