Tag: pengetahuan

  • Neraka yang Panjang: Mengapa Pesan Transformatif Tidak Sama dengan Transformasi Itu Sendiri

    Mimpi Jam Dunia Pauli, yang oleh Jung disebut sebagai mandala tiga dimensi, berhasil membuktikan adanya collective unconscious. Simbol-simbol arkais ternyata bisa menghampiri siapapun, bahkan seorang fisikawan rasionalis garis keras yang sama sekali buta terhadap mistisisme. Sentakan yang ditimbulkan mimpi ‘besar’ semacam ini memang mampu membawa efek transformatif. Setidaknya, ia mampu menjadi pengingat adanya dimensi lain…

  • Perjumpaan Dua Mata: Jung, Pauli, dan Sinkronisitas

    Predikat apa lagi yang tepat untuk menggambarkan seluruh hamparan hidup ini selain ‘absurd’? Kita berjalan menapaki aspal sambil menggenggam ponsel di tangan kanan. Namun saat kita zoom in, atom-atom sepatu tak pernah bersentuhan dengan atom-atom aspal. Begitu pula jemari kita; atom-atomnya berjarak sangat jauh dari atom penyusun ponsel. Pilih satu atom lalu perhatikan. Ternyata hampir…

  • Dua Instrumen

    : Bagaimana Subyektivitas Diperlukan untuk Meneropong Realitas Di tulisan sebelumnya saya cerita sedikit soal seorang raksasa astrofisika teoretis yang hipotesisnya tentang obyek antarbintang 3I/ATLAS dinilai mengada-ada: Avi Loeb. Ilmuwan arus utama berpegang teguh pada The Sagan Standard — extraordinary claims require extraordinary evidence (klaim luar biasa membutuhkan bukti yang luar biasa). Bagi mereka, hipotesis keberadaan…

  • 3I/ATLAS dan Batas Realitas

    Saya tidak punya banyak kenangan tentang kehidupan belajar di sekolah. Dari yang sedikit itu, ada satu yang saya nggak lupa-lupa.  Jam pelajaran IPA di kelas tiga SD. Guru kelas menuliskan ciri-ciri makhluk hidup di papan tulis dan meminta kami menyalinnya di buku catatan. Bernapas, bergerak, makan, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, serta peka terhadap rangsang.…

  • Pantai Lampu Satu

    : Merenungkan Estetika di Bawah Senja Arafura Buat saya, kata ‘pantai’ memuat gambar-gambar berikut ini: laut dan langit biru yang sangat luas, ombak yang bergulung-gulung, pasir yang halus, dan buih-buih putih. Jika ditambahkan satu kata di belakangnya jadi ‘pantai Papua’, gambar yang muncul meningkat pesat kualitas keindahannya. Pasirnya putih bersih, air lautnya biru hijau teramat…

  • Tiga Kenang-Kenangan dari Taman Nasional Wasur

    Selama lebih dari satu setengah tahun tinggal di Merauke, salah satu tempat yang cukup sering kami kunjungi adalah Taman Nasional Wasur. Ada Musim yang Bekerja Ketika pertama kali kami mengunjungi Taman Nasional Wasur pada awal Desember 2023, kondisi tanahnya sangat kering dan keras; tampak retakan di beberapa area. Rerumputan berwarna cokelat kekuningan. Panas matahari memancar…

  • Oleh-Oleh dari Liburan Satu Setengah Tahun di Merauke

    Awal Desember 2023, kami berangkat menyusul @sapicihuy yang sudah lebih dulu menjadi warga Merauke sejak dua bulan sebelumnya. Menghadapi sedikit rasa takut dan cemas, kami saling mengingatkan dengan kalimat dari episode Bluey berjudul Pencarian Kari (Curry Quest) ini: Selalu ada bahaya dalam setiap pencarian. Jika tidak, itu bukan pencarian. “Karena kadang-kadang yang kita kira bahaya…

  • Laku Spiritual, Lobus Frontal, dan Tujuh Hari dalam Sepekan

    : Sebuah Catatan dari Berbagi Pembacaan (#2) Karena pekan lalu cukup padat, kegiatan berbagi pembacaan baru kami lakukan di hari Minggu, 22 Juni 2025. Tempatnya masih di Arsey Coffee Studio yang Magic, Butter Fath double shot, dan ragam cheesecake-nya enak semua. Dapat giliran pertama, Kiyana cerita tentang buku yang sudah dia baca habis berkali-kali, yaitu…

  • Cara Pandang, Sudut Pandang, dan Akhir yang Baik

    : Sebuah Catatan dari Berbagi Pembacaan Sabtu (14/06/25) lalu kami – akhirnya!! – memulai kegiatan yang sebenarnya sudah terpikir sejak lama tapi selalu tertunda dan lalu terlupakan begitu saja. Kegiatannya sederhana, yaitu masing-masing membagikan hasil pembacaannya atas buku, bagian buku, film, maupun podcast. Hasil pembacaan boleh dituangkan dalam bentuk apapun. Syaratnya hanya satu: harus ditulis…

  • Pengalaman adalah Guru yang Terbaik — atau Tidak

    Pengalaman adalah guru yang terbaik. Kalimat ini sudah sejak lama sekali menghuni kepala saya sebagai sebuah aksioma. Tak perlu diragukan nilai kebenarannya, juga menjadi titik mula untuk mempersepsikan hal-hal berikutnya. Bahkan ketika pun akhirnya terpikir untuk mengunjunginya sembari membawa tanda tanya, itu tak pernah lama. Hehe. Lagipula bagaimana bisa salah? Dengan mengalami sesuatu, kita tidak…